Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Sumber daya alam dapat dibagi menjadi dua yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui dan yang tidak dapat diperbarui. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Definisi Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah SDA yang memiliki waktu regenerasi sangat lama atau bahkan tidak dapat ber-regenerasi sama sekali. Oleh karena itu, ketika habis dipakai, sumber daya alam ini tidak dapat digunakan lagi dalam waktu yang lama.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui kerap juga disebut sebagai nonrenewable resource. Contoh dari SDA yang tidak dapat diperbarui adalah bahan bakar fosil, barang tambang logam dan mineral, serta beberapa jenis air akifer tertentu.

Sumber daya alam seperti kayu, binatang, dan ikan dapat dianggap sebagai SDA tidak terbaharukan ketika penggunaannya melebihi kapasitas regenerasinya.

Oleh karena itu, manajemen sumber daya berperan besar dalam menentukan apakah sebuah SDA dapat diklasifikasikan sebagai SDA terbaharukan atau SDA tidak terbaharukan.

&nbps;

Contoh Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Berikut ini adalah beberapa jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Mineral dan Logam

Patung Marmer
Batu Marmer pada Patung ini Merupakan SDA yang Tidak Dapat Diperbarui

Mineral merupakan contoh barang tambang yang tidak dapat diperbarui. Mineral pada dasarnya adalah material kimiawi yang terbentuk secara alami di alam semesta. Mineral dianggap tidak terbaharukan karena ketika diambil, jumlahnya tidak akan bertambah di muka bumi ini.

Logam juga merupakan contoh barang tambang yang tidak dapat diperbarui. Sama seperti mineral, logam tidak dapat diperbarui karena jumlahnya konstan di bumi. Jika sudah diambil, maka jumlahnya tidak akan bertambah.

Mineral dan logam hanya dapat diambil dan diolah jika terkumpul dalam jumlah yang banyak pada lokasi tertentu. Hal ini sangat dipengaruhi oleh aktivitas tektonik lempeng, siklus batuan, serta proses erosional yang terjadi pada wilayah tersebut

Berikut ini adalah beberapa contoh sumber daya mineral dan logam yang memiliki peran penting dalam kehidupan kita sehari-hari.

Emas

Batang Emas
Emas Merupakan Logam Mulia yang Digunakan Untuk Berdagang Semenjak Dahulu

Emas merupakan logam mulia yang sudah digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu sebagai alat perdagangan dan pertukaran.

Emas juga merupakan aset yang digunakan untuk menggaransi penerbitan uang kertas baru. Namun, semenjak perjanjian bretton woods, bank-bank sentral sudah tidak lagi menggunakan emas sebagai aset penjamin ketika mereka mencetak uang.

Emas tergolong langka karena jumlahnya terbatas di bumi. Selain itu, emas juga umumnya tidak ditemukan dalam jumlah besar, sehingga biaya untuk menggalinya dari bumi lebih mahal dari kebanyakan logam lainnya.

Sifat fisik emas yang dapat menghantarkan listrik dengan baik, tidak berkarat, mudah dibentuk, dan memiliki sifat berkilau juga merupakan daya tarik tersendiri bagi manusia, terutama para bangsawan, pedagang, dan kolektor.

Kedua hal inilah yang membuat emas memiliki nilai tukar tinggi dan digunakan sebagai alat tukar sejak zaman dahulu.

 

Besi

Besi
Besi merupakan Sumber Daya Alam yang Sering Digunakan Sebagai Bahan Konstruksi

Besi merupakan logam yang sangat berguna bagi manusia. Logam ini dapat kita temukan dimana-mana, mulai dari struktur bangunan, mobil, tiang listrik, hingga kursi kita. Hampir semua barang di dunia ini menggunakan atau pernah menggunakan besi.

Besi merupakan bahan yang kokoh, kuat, dan mudah dibentuk jika dipanaskan. Oleh karena itu, besi sangat cocok sebagai material dasar konstruksi, terutama bangunan perumahan dan gedung tinggi.

Meskipun begitu, besi memiliki kelemahan yaitu mudah ter oksidasi dan berkarat jika tidak dilakukan perawatan atau treatment khusus. Salah satu cara untuk menanggulangi ini adalah dengan melapisi besi tersebut atau mengubahnya menjadi baja tahan karat.

Untuk menambah kekuatannya, besi dapat diubah menjadi baja dengan proses khusus. Industri baja merupakan pendorong revolusi industri di Pittsburgh, Amerika Serikat dan Ruhr, Jerman.

Oleh karena itu, besi dan proses mengubah besi menjadi baja merupakan salah satu katalis terjadinya revolusi industri.

 

Alumunium

Pesawat Terbang
Badan Pesawat Terbang Dibuat dari Alumunium Agar Ringan dan Kuat

Seiring dengan perkembangan zaman, dibutuhkan logam yang ringan, kuat, tahan karat, mudah dibentuk, dan dapat menahan suhu ekstrim. Alumunium merupakan material yang sangat cocok karena dia memiliki segala sifat diatas.

Alumunium merupakan hasil pengolahan dan pemurnian dari bahan galian bauksit. Oleh karena itu, setiap penambangan alumunium pasti menghasilkan mineral-mineral serta bahan galian lainnya yang merupakan hasil pemisahan alumunium dari bauksit.

Alumunium sekarang kerap digunakan dalam alat-alat dapur seperti panci, penggorengan, dan pisau karena sifatnya yang mudah mendistribusikan panas dan tahan karat.

Alumunium juga digunakan dalam industri pesawat terbang serta antariksa karena sifatnya yang tahan panas, tidak berkarat, dan ringan. Hampir semua pesawat komersial yang terbang saat ini menggunakan alumunium sebagai bahan dasar konstruksi pesawatnya.

 

Intan

Berlian Umumnya Digunakan dalam Cincin Perkawinan dan Perhiasan
Berlian Umumnya Digunakan Sebagai centerpiece dari Cincin Perkawinan atau Perhiasan Lainnya

Intan merupakan mineral kristal yang juga menjadi alat tukar bagi umat manusia sejak zaman dahulu. Harga intan yang tinggi ini, sama seperti emas, disebabkan oleh kelangkaannya serta sifat fisiknya.

Intan tergolong langka karena kristal seperti ini hanya dapat terbentuk pada situasi yang sangat ekstrim tekanan maupun panasnya. Hanya daerah-daerah jauh di dalam perut bumi yang dapat menciptakan kristal intan. Oleh karena itu, sulit bagi penambang untuk mendapatkan intan.

Sejauh ini, penambangan intan difokuskan pada lubang magma gunung-gunung api yang sudah tidak aktif. Lubang-lubang magma tersebut terkadang masih membawa kristal-kristal intan dari mantel bumi, sehingga dapat dengan lebih mudah diakses.

Contoh tambang intan yang cukup terkenal adalah Jwaneng dan Orapa di Botswana, serta Jubilee dan International di Rusia.

 

Bahan Bakar Fosil

Sumber daya alam seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam memerlukan waktu ribuan tahun untuk terbentuk secara alami.

Tentu saja laju regenerasi ribuan tahun ini lebih lama dibandingkan dengan laju konsumsi kita. Oleh karena itu, bahan bakar fosil dianggap sebagai SDA tidak terbaharukan.

Pada saat ini, bahan bakar fosil merupakan sumber energi utama yang digunakan oleh mayoritas negara di dunia. Namun, diduga bahwa di masa depan, bahan bakar fosil akan menjadi terlalu mahal karena jumlahnya yang semakin menipis.

Oleh karena itu, energi terbarukan seperti energi angin, matahari, dan air menjadi alternatif yang harus didorong sebagai langkah persiapan ketahanan energi di masa depan.

Meskipun begitu, penelitian terbarukan menunjukkan bahwa sumber daya karbon secara keseluruhan bisa jadi dikategorikan sebagai energi yang inexhaustible atau tidak mungkin habis. Menurut penelitian tersebut, persediaan methane hydrate di dasar laut tersedia dalam jumlah yang sangat besar sehingga manusia, dengan pola konsumsi sekarang, hampir tidak mungkin menghabiskannya.

Berikut ini adalah beberapa bahan bakar fosil yang berperan penting dalam kehidupan kita sehari-hari.

 

Minyak Bumi

Minyak Bumi Dimurnikan di Kilang-Kilang Seperti Ini Untuk Mengubahnya Menjadi Produk Lain
Minyak Bumi Dimurnikan di Kilang-Kilang Seperti Ini Untuk Mengubahnya Menjadi Produk Lain

Minyak bumi adalah sumber daya alam yang terbentuk dari fosil makhluk hidup pada zaman purba. Karena proses produksinya yang sangat lama, minyak bumi diklasifikasikan sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Umumnya, minyak bumi dapat ditemukan di dasar laut atau pada cekungan serta lipatan geomorfologis. Untuk menariknya keluar, diperlukan proses pengeboran dan penyedotan yang tidak sebentar.

Minyak bumi merupakan salah satu sumber daya alam paling penting di dunia. Hampir semua aktivitas dan alat-alat yang kita gunakan merupakan produk dari pengolahan minyak bumi, entah itu sebagai energi, atau sebagai bahan dasar.

Tanpa adanya minyak, mayoritas perekonomian dunia akan runtuh dan masyarakat tidak akan dapat melakukan aktivitas secara normal. Oleh karena itu, sangat penting bagi negara-negara di dunia untuk menjaga cadangan minyaknya dengan baik serta berkerjasama untuk menjaga harga minyak.

Salah satu cara untuk menjaga harga minyak adalah dengan membentuk kartel produksi. OPEC (organization of petroleum exporting countries) merupakan contoh dari kartel produksi pada bidang migas. Anggotanya adalah negara-negara pengasil minyak dalam skala besar.

OPEC bertujuan untuk menjaga harga minyak di pasaran agar tetap stabil. Hal ini dilakukan dengan cara menetapkan kuota produksi tiap negara anggota. Jika harga sedang naik, maka OPEC akan meningkatkan kuota produksi, sebaliknya, jika harga turun, maka OPEC akan menurunkan kuota produksi.

 

Gas Alam

Gas Alam Umumnya Digunakan Sebagai Bahan Bakar Kompor
Gas Alam Umumnya Digunakan Untuk Kompor Rumah Tangga dan Pembangkit Listrik

Gas alam merupakan sumber daya yang terbentuk dari hasil dekomposisi material organik hewan dan tumbuhan yang terpapar pada tekanan dan suhu ekstrim selama ribuan tahun. Energi yang diperoleh oleh tumbuhan pada saat fotosintesis disimpan dalam bentuk ikatan karbon gas.

Gas alam, seperti minyak, umumnya ditemukan pada lipatan dan cekungan pada batu-batuan di permukaan bumi. Gas alam juga sama-sama harus diambil dengan cara pengeboran dan pemipaan, namun, pipa yang digunakan jelas berbeda dengan pipa untuk minyak bumi.

Saat ini, gas alam umumnya digunakan sebagai sumber tenaga bagi pembangkit listrik generasi baru yang lebih bersih dari minyak bumi dan batu bara. Selain itu, kawasan industri juga memerlukan akses gaas sebagai sumber energi aktivitas manufakturnya.

Selain kebutuhan pembangkitan listrik dan industri, gas alam juga kerap digunakan untuk aplikasi rumah tangga seperti memasak dan memanaskan air.

 

Batu Bara

Tambang Open Pit mine Untuk Batubara
Batu Bara Umumnya Ditambang dalam Tambang Open Pit Seperti Gambar Ini

Batu bara adalah sumber daya energi yang dihasilkan dari pembusukan dan dekomposisi tumbuhan-tumbuhan selama ribuan hingga jutaan tahun. Karena memiliki laju regenerasi yang lambat, batu bara tergolong sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Batu bara pada saat ini digunakan sebagai sumber energi utama bagi sebagian besar negara di dunia. Selain memiliki harga yang murah, batu bara juga dapat dibeli dengan mudah dalam jumlah yang banyak untuk mensuplai pembangkit listrik tenaga uap.

Mayoritas negara di dunia masih menggunakan pembangkit listrik tenaga uap yang digerakkan oleh uap panas hasil pembakaran batu bara. Pembangkit ini memerlukan biaya yang murah untuk dibangun dan dikelola, pembangkit ini juga tidak memerlukan teknologi yang tinggi untuk berjalan sehingga disukai oleh negara berkembang.

Selain pembangkit listrik, batu bara juga digunakan untuk menggerakkan lokomotif uap, kapal uap, serta pemanasan ruangan di beberapa negara Eropa dan Amerika Utara.

Meskipun memiliki peran yang sangat besar dalam sektor energi, batu bara sekarang sudah mulai ditinggalkan, digantikan oleh sumber energi yang lebih ramah lingkungan seperti gas alam, matahari, angin, air, hingga nuklir.

Alasan ditinggalkannya batu bara adalah karena polusinya yang sangat besar. Selain mengeluarkan gas rumah kaca CO2, pembakaran batu bara juga mengeluarkan polutan dalam bentuk partikulat yang dapat merusak paru paru.

Terkadang, jika batu bara yang dibakar memiliki kualitas yang buruk, sulfur dan zat kontaminan lain juga dapat ikut terbakar dan terbuang ke udara lewat asap pembakaran tersebut.

 

Material Radioaktif/Nuklir

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Nuklir Umumnya Digunakan Sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Karena Memiliki Energi yang Sangat Besar

Material radioaktif dianggap sebagai SDA yang tidak dapat diperbarui karena jika digunakan sebagai bahan bakar reaktor, material radioaktif tersebut akan habis dan tidak dapat digunakan kembali.

Meskipun begitu, terdapat dua jenis reaksi nuklir yang dianggap sebagai SDA terbaharukan, yaitu breeder reactor dan reaksi fusi.

Reaktor dengan konsep breeder menghasilkan lebih banyak bahan bakar nuklir dibandingkan dengan yang dikonsumsinya sedangkan reaksi fusi dapat menghasilkan energi secara terus menerus tanpa memerlukan bahan bakar lebih.

 

Air Akifer

Air akifer adalah air yang dibatasi oleh lapisan impermeable yang harus dilewati terlebih dahulu sebelum airnya dapat diakses. Umumnya, air akifer terletak pada daerah cekungan pada lipatan-lipatan batuan.

Air akifer pada dasarnya sama seperti air biasa, bersifat dapat diperbarui dan siklis. Namun, terdapat beberapa air akifer yang tidak memiliki area recharge sehingga ketika sudah habis digunakan, air tersebut tidak bisa mengisi sendiri.

Selain itu, terdapat pula akifer-akifer yang memiliki jalur recharge air yang sangat jauh dan sangat lama, sehingga proses pengisian kembali air dapat memakan ribuan tahun. Jauh lebih lama dibandingkan dengan proses ekstraksi dan pemanfaatan air tersebut.

 

Sumber Daya Alam Terbarukan

Seperti yang kita sudah ketahui, sumber daya alam diperbarui melalui proses-proses yang terjadi di alam. Jika proses regenerasi tersebut memiliki jangka waktu yang sebentar, maka SDA yang bersangkutan dianggap terbarukan. Namun, jika prosesnya memakan waktu yang sangat lama, jauh lebih lama dibandingkan dengan waktu pemanfaatannya, SDA tersebut digolongkan sebagai tidak terbarukan.

Saat ini, banyak SDA tidak terbarukan yang sudah dapat dimanfaatkan ulang setelah dipergunakan, sehingga, pada dasarnya mereka berubah menjadi SDA yang terbarukan. Contoh yang paling jelas adalah dengan melakukan recycling pada logam dan plastik.

Recycling adalah proses mendekosntruksi suatu produk agar dapat diambil kembali bahan-bahan penyusun dasarnya. Pada kasus plastik, botol dan kantong plastik dilelehkan agar bahan plastiknya dapat dicetak kembali menjadi botol atau kantong yang baru.

Dengan semakin majunya teknologi, diharapkan lebih banyak barang yang dapat menjadi sumber daya terbarukan dengan memanfaatkan recycling ini.

Namun, pada dasarnya, tetap lebih baik untuk mengurangi konsumsi sumber daya alam, karena sebaik apapun proses recycling yang kita lakukan, pasti ada sumber daya yang terbuang, entah itu dari segi energi yang digunakan atau material yang terbuang pada saat recycling.

Tinggalkan komentar