Statistik dan Statistika: Pengertian, Perbedaan, dan Contoh

Diposting pada

Saat menuliskan laporan penelitian atau membuat hasil pengolahan data, kata statistik dan statistika sering dijumpai dan digunakan di dalamnya. Kedua kata ini memang memiliki keterkaitan dan lazim digunakan dalam penyelesaian masalah yang ada kaitannya dengan data.

Namun, kedua kata ini memiliki makna yang sedikit berbeda lho, meskipun intinya cukup mirip. Terkadang, masih ada yang belum mengetahui perbedaan statistik dan statistika. Karena sama-sama digunakan dalam konteks pengolahan data, ada saja orang yang sering salah menggunakan kedua istilah ini.

Oleh karena itu, agar tidak lagi bingung dan salah menggunakan istilah, simak penjelasan tentang perbedaan statistik dan statistika pada artikel berikut ini.

Pengertian Statistik dan Statistika

Pengertian Statistik dan Statistika

Jika dilihat dari asal katanya, baik statistik maupun statistika sama-sama berasal dari kata Bahasa Inggris yang relatif mirip. Dimana Statistika diambil dari kata Bahasa Inggris ‘Statistics’ sementara statistik diambil dari kata Bahasa Inggris ‘statistic’.

Kedua kata tersebut memang terlihat sama, namun sebenarnya berbeda. Meskipun demikian, dalam konteks penggunaannya, kedua kata tersebut masih saling berhubungan.

Pengertian Statistika

Statistika adalah sebuah ilmu atau metode ilmiah yang mempelajari tentang bagaimana merencanakan, mengumpulkan, mengelola, menginterprestasi kemudian menganalisa data untuk kemudian mempresentasikan hasil data yang diperoleh.

Secara singkat, statistika adalah sebuah cabang ilmu yang berkaitan dengan data-data dan bagaimana mengumpulkannya.

Jika merunut pengertian dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), statistika didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang cara menabulasi, mengumpulkan, menganalisis serta menemukan keterangan yang berarti dari data. Data yang dikumpulkan dan dianalisis ini adalah berupa angka-angka.

Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa statistika adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang mengumpulkan, mengelola, dan mengolah data-data yang ada.

 

Pengertian Statistik

Berbeda dengan statistika, statistik sendiri adalah hasil data yang ditampilkan dalam bentuk grafik, tabel dan lain sebagainya.

Ada pula yang mendefinisikan statistik sebagai sebuah kumpulan data berbentuk angka atau bukan angka yang memiliki kaitan dengan masalah tertentu. Data tersebut kemudian disusun dan disajikan dalam bentuk daftar, tabel, diagram atau bentuk lainnya agar mudah dipahami.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), statistik didefinisikan sebagai angka-angka atau catatan yang dikumpulkan, dikelompokkan dan ditabulasi sehingga didapatkan informasi berkaitan dengan masalah tertentu.

Angka atau data yang ditampilkan dalam statistik ini diperoleh dari hasil pengumpulan data baik berupa wawancara maupun tanpa wawancara.

Oleh karena itu, statistik pada dasarnya adalah data-data yang dihasilkan dari pengolahan yang kita pelajari di statistika. Atau, dengan kata lain, statistika adalah ilmunya, sedangkan statistik adalah datanya.

 

Perbedaan Antara Statistik dan Statistika

Perbedaan antara statistik dengan statistika

Dari pengertian yang dijelaskan di atas, sudah dapat sedikit dilihat perbedaan diantara keduanya. Perbedaan berdasarkan pengertian tersebut, yaitu dimana statistika adalah ilmu atau metode ilmiah yang digunakan untuk mengumpulkan data yang berkaitan dengan persoalan atau masalah tertentu. Sementara statistik adalah data hasil penghitungan atau metode ilmiah yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan lain sebagainya.

Namun, kita akan mencoba membahas lebih lanjut terkait perbedaan antara statistik dan statistika secara lebih detail berdasarkan apa yang menjadi perbedaannya.

Berdasarkan Pengertian

Berdasarkan pengertian saja, sebenarnya sudah bisa dilihat jika keduanya adalah hal yang berbeda, meskipun saling berkaitan. Statistika sendiri adalah sebuah ilmu yang mempelajari data, atau mempelajari statistik.

Sedangkan, statistik adalah data-data itu sendiri yang diolah dan dipelajari menggunakan ilmu statistika. Dari pengertian ini saja sudah terlihat dengan cukup jelas bahwa terdapat perbedaan antara statistik dan statistika.

Selain dari pengertian, perbedaan statistik dan statistika bisa dilihat dari beberapa aspek lain.

 

Berdasarkan Tujuannya

Perbedaan selanjutnya yang membedakan antara statistik dan statistika adalah tujuannya. Dua hal ini sama-sama berkaitan dengan pengumpulan, pengolahan dan interpretasi data. Namun, antara statistik dan statistika mempunyai tujuan yang berbeda.

Tujuan Statistika

Sebagai sebuah ilmu dan metode ilmiah, statistika digunakan untuk mempermudah dalam pengolahan dan menginterpretasikan data yang sudah dikumpulkan sebelumnya.

Dengan menggunakan statistika, data dari sebuah masalah yang sebelumnya sudah dikumpulkan, dapat diolah, diinterpretasikan, dan kemudian digunakan untuk tujuan tertentu.

Data hasil pengolahan ilmu statistika inilah yang kelak akan disebut sebagai data statistik. Oleh karena itu, secara umum fungsi statistika adalah untuk mengubah data dan informasi acak menjadi sebuah data statistik yang dapat dimengerti.

 

 Tujuan Statistik

Nah, berbeda dengan statistika, statistik merupakan hasil data yang sebelumnya sudah dikumpulkan melalui proses atau metode ilmiah dan kemudian diolah serta diinterpretasikan untuk kemudian ditampilkan dalam bentuk grafik atau diagram. Data yang sudah diolah dan ditampilkan inilah yang disebut sebagai statistik.

Jadi, tujuan atau fungsi dari statistik adalah mendapat gambaran atas data-data yang sudah dikumpulkan dan dikaji sebelumnya. Dengan begitu, dari data-data tersebut kemudian dapat ditarik kesimpulan atas permasalahan atau persoalan yang sedang dipelajari atau dikaji.

 

Metode yang Digunakan pada Statistik dan Statistika

Aspek perbedaan statistik dan statistika yang terakhir adalah metode yang digunakan pada keduanya. Pada statistika, metode penelitian yang digunakan terdiri dari dua metode, yaitu survei dan eksperimen.

Kedua metode ini sama-sama mempelajari perilaku respons yang diakibatkan oleh perubahan penjelas maupun pengaruhnya. Bedanya hanya pada pelaksanaan dari proses kajian tersebut.

Intinya, pada proses statistika, metode yang digunakan berfokus pada pengolahan dan pengelolaan data yang dikumpulkan. Data-data ini kemudian akan dikeluarkan menjadi statistik.

Sementara itu, pada statistik, metode kajian yang digunakan adalah dengan memperoleh kumpulan data terlebih dahulu yang didapat dan diolah pada proses statistika untuk kemudian dikaji setelahnya.

Intinya, pada statistik, metode yang digunakan lebih banyak bersifat interpretatif terhadap ‘statistik’ apa yang sudah dikeluarkan dari pengolahan menggunakan metode statistika.

Jadi itu tadi adalah penjelasan tentang perbedaan statistik dan statistika yang harus Anda ketahui. Tak hanya berbeda dari segi pengertian saja, keduanya juga berbeda pada beberapa aspek.

Namun, sebenarnya dari pengertian secara umum saja sebenarnya sudah bisa dibedakan antara statistik dan statistika itu sendiri. Dengan mengetahui perbedaan keduanya, kini Anda sudah tidak salah lagi dalam menggunakan kedua istilah ini.

 

Contoh Statistik dan Statistika

Bagaimana, sudah cukup jelas belum penjelasan mengenai statistik dan statistika diatas? Nah, agar kita bisa sama-sama mengerti lebih jauh, kali ini kita akan coba membahas mengenai contoh-contoh dari statistik dan statistika pada kehidupan sehari hari.

Dengan mengetahui contoh penerapannya pada kehidupan, maka kita akan mampu memahami kedua konsep ini dengan lebih mudah.

Contoh Statistik

Contoh statistik

Seperti yang sudah kita pelajari diatas, statistik adalah data hasil pengolahan menggunakan metode statistika yang kemudian dapat diinterpretasi.

Berikut ini adalah contoh-contoh statistik pada kehidupan kita sehari-hari

  • Data kependudukan dan perekonomian milik Badan Pusat Statistik (BPS)
  • Data kepemilikan kendaraan bermotor di suatu kawasan perkotaan
  • Data belanja daerah dan anggaran pemerintah daerah milik Kemenkeu (DPJK)
  • Data kependudukan suatu desa yang didapatkan lewat survei
  • Data guna lahan suatu kabupaten yang dikeluarkan oleh dinas pertanahan

Jika kita perhatikan diatas, semua contoh mengenai statistik berhubungan dengan data dan informasi tertentu yang terkandung oleh data. Oleh karena itu, dapat kita asumsikan, statistik adalah ‘data’ itu sendiri.

 

Contoh Statistika

Contoh statistika

Berbeda dengan statistik, statistika lebih banyak membahas mengenai proses pengolahan data-data yang ada agar bisa menjadi sebuah informasi, atau bahasa lainnya, sebuah statistik.

Berikut ini adalah contoh-contoh statistika yang kerap dimanfaatkan pada kehidupan sehari hari

  • Pengolahan data kependudukan suatu wilayah untuk menentukan piramida penduduk dengan menggunakan analisis cohort demografi
  • Pengolahan data kependudukan suatu wilayah untuk menentukan transisi demografi dengan
  • Prediksi penduduk di masa depan dengan memanfaatkan proyeksi penduduk aritmatik
  • Menemukan rata-rata dan standar deviasi dari nilai ujian mahasiswa di suatu universitas
  • Menemukan median umur penduduk di suatu desa

Berdasarkan contoh-contoh diatas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa statistika adalah sebuah metode untuk mengolah data-data yang banyak, agar nantinya bisa dihasilkan sebuah statistik dari data tersebut.

Nah, setelah kalian mengetahui contoh-contohnya, jauh lebih mudah bukan untuk membedakan antara statistik dengan statistika. Sekarang, kalian tidak akan salah lagi ketika menggunakan kedua kalimat ini.

Iqbal Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *