Politik Luar Negri Indonesia

Diposting pada

Politik luar negri sangat penting bagi sebuah negara, dengan adanya kerjasama, mereka dapat menumbuhkan ekonomi, berdagang, dan saling melindungi. Dalam menjalin hubungan internasional, negara-negara perlu mengetahui bagaimana cara-cara berhubungan yang baik dan tepat.

Layaknya interaksi antar manusia, hubungan internasional juga memiliki beberapa tatanan dan aturan-aturan. Jika hal ini tidak dipenuhi, maka akan timbul masalah-masalah yang lebih kompleks.

Nah, pergaulan dunia ini umumnya ditentukan oleh politik luar negri suatu negara. Politik luar negri sendiri adalah serangkaian kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara-negara lain dan merespons isu-isu internasional.

Indonesia sebagai salah satu negara yang kuat di regional Asia Tenggara memiliki politik luar negri yang cukup penting bagi kestabilan wilayah sekitarnya. Yuk kita pelajari lagi apa itu politik luar negri dan bagaimana politik luar negri Indonesia.

Pengertian Politik Luar Negri

Politik Luar Negri Indonesia dipengaruhi oleh Pancasila dan UUD 1945

Politik luar negri pada dasarnya adalah serangkaian tatanan atau kebijakan dalam berhubungan antar negara. Hal ini mencakup nilai, sikap, dan batasan-batasan dalam berhubungan dengan negara lain. Tujuan dari hal ini adalah untuk memajukan kepentingan suatu negara dalam perpolitikan Internasional

Politik luar negri sendiri dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari sejarah negara itu, ideologi yang dianut, dasar-dasar negaranya apa, hingga lokasi geografisnya.

Leopold von Ranke menyatakan bahwa politik luar negri utamanya dipengaruhi oleh faktor-faktor geografis dan ancaman luar negri. Namun, penulis-penulis modern menyatakan bahwa faktor domestik dan ideologi memiliki peran yang lebih besar dalam membentuk politik luar negri.

Perwujudan dari politik luar negri antara lain adalah kerjasama antar negara, perdagangan internasional, perang, persekutuan dan aliansi antar negara, serta pemberian bantuan.

 

Politik Luar Negri Indonesia: Bebas dan Aktif

Indonesia sendiri memiliki politik luar negri yang berprinsip pada dua hal yaitu bebas dan aktif.

Politik Luar Negri Bebas

Bebas berarti bahwa dalam berpolitik secara internasional, Indonesia tidak memihak suatu negara atau blok tertentu. Disini, Indonesia memosisikan dirinya sebagai aktor independen yang tidak terikat pada aliansi ataupun blok kepentingan manapun.

Dengan adanya kebebasan ini, Indonesia tidak akan terikat kedalam perjanjian-perjanjian ataupun blok-blok kepentingan yang bisa jadi merugikan kepentingan Indonesia.

Harapannya, Indonesia dapat menjalin hubungan yang terbuka dengan semua negara di dunia, sehingga mudah dalam memilih sendiri aliansi dan kerjasamanya.

Contoh nyata dari politik bebas ini adalah ketika Indonesia tidak memihak dalam perang dingin. Saat itu, terdapat dua blok besar kekuatan dunia yaitu blok demokrasi yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa serta blok komunisme yang dipimpin oleh Uni Soviet.

Indonesia yang merasa bahwa kedua blok ini dapat bermanfaat bagi Indonesia menolak untuk menyatakan aliansinya dan justru berdagang serta berkerjasama dengan kedua blok ini.

Indonesia juga merupakan salah satu pendiri gerakan non blok (GNB) yaitu sekumpulan negara-negara yang menolak memihak dan memilih untuk menganut kebijakan politik netral pada saat itu.

 

Politik Luar Negri Aktif

Indonesia aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Contohnya adalah lewat pasukan kontingen Garuda
Indonesia aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Contohnya adalah lewat pasukan kontingen Garuda (Indonesiabim.blogspot)

Aktif disini berarti Indonesia akan selalu aktif dalam memecahkan permasalahan internasional dan mewujudkan perdamaian dunia. Artinya, Indonesia akan senantiasa mengambil tindakan, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap permasalahan-permasalahan Internasional.

Indonesia tidak akan tinggal diam jika terdapat ketidakadilan atau permasalahan-permasalahan Internasional yang merugikan pihak-pihak lain.

Contoh dari aktif ini adalah Indonesia yang sering mengirimkan pasukan perdamaian ke negara-negara yang sedang berkonflik. Salah satunya adalah kontingen Garuda yang telah bertugas bersama PBB sejak tahun 1957 sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia.

Contoh lainnya adalah Indonesia yang berperan aktif dalam penyelesaian kasus laut China Selatan dan laut Natuna yang melibatkan China dan negara-negara asia tenggara lainnya.

Disini, Indonesia memosisikan dirinya sebagai penengah dan mediator dari konflik ini. Artinya, Indonesia tidak tinggal diam dalam konflik-konflik internasional, bahkan ketika negara yang menjadi tertuduh dalam tersebut merupakan mitra dagang strategis Indonesia.

 

Corak Politik Luar Negri Indonesia

Politik luar negri Indonesia telah memberikan warna tersendiri bagi dinamika politik global dan regional Asia Tenggara. Corak perpolitikan tersebut tertuang dalam isi pembukaan UUD tahun 1945 pada alinea keempat yang berbunyi

Ikut serta dalam perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial

Berdasarkan hal tersebut, selain politik Indonesia yang berprinsip bebas aktif, kita juga dapat menarik kesimpulan bahwa tujuan besar Indonesia berpolitik di dunia internasional adalah aspek kemanusiaan.

Disini, Indonesia akan berusaha untuk menegakkan perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial.

Artinya, Indonesia akan melawan negara-negara yang melakukan imperialisme dan kolonialisme terhadap negara-negara lain. Karena, hal ini bertentangan dengan asas kemerdekaan.

Politik luar negri kita juga memandatkan untuk menjaga perdamaian dunia secara abadi. Artinya, jika ada konflik-konflik yang berpotensi menjadi peperangan. Indonesia akan turun tangan dan mencoba untuk mendamaikan pihak-pihak yang terlibat.

Indonesia juga akan melawan negara-negara yang melakukan ketidakadilan sosial kepada rakyatnya. Ketidakadilan ini bisa terwujud antara lain dalam bentuk perbudakan, penyelewengan hak asasi, ataupun penghambatan dalam mencari penghidupan yang layak.

 

Tujuan Politik Luar Negri Indonesia

Salah satu tujuan politik luar negri Indonesia adalah keadilan dan perdamaian dunia
Salah satu tujuan politik luar negri Indonesia adalah keadilan dan perdamaian dunia

Setelah mempelajari prinsi-prinsip dan corak yang melatarbelakangi politik luar negri Indonesia, kita dapat mencoba memahami tujuan politik luar negrinya.

Menurut Muhammad Hatta, politik luar negeri Indonesia memiliki beberapa tujuan besar yang antara lain adalah

  • Menjalin dan meningkatkan hubungan antar-bangsa sebagai wujud pelaksanaan cita-cita yang tertuang di dalam Pancasila, dasar hukum dan ideologi negara kita.
  • Mendapat input barang dari luar negeri yang diperlukan oleh negara untuk menciptakan kemakmuran rakyat.
  • Mewujudkan perdamaian antar-negara secara internasional maupun regional.
  • Sebagai salah satu bentuk pertahanan negara yang menunjang kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.

Secara umum, memang tujuan-tujuan besar ini sudah cukup terjawab dengan prinsip politik kita yang menganut bebas dan aktif. Perwujudan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 juga tertuang dalam corak perpolitikan kita yang ada pada UUD 1945 alinea keempat.

 

Kerjasama Indonesia dengan Lembaga Internasional

Karena Indonesia menganut prinsip politik luar negri yang salah satunya adalah aktif, maka sudah tentu Indonesia sering berpartisipasi dalam kegiatan Internasional.

Berikut ini adalah beberapa contoh partisipasi Indonesia dalam kegiatan ataupun lembaga Internasional.

  • Ikut serta menjadi anggota PBB yang ke-60 pada tanggal 28 September 1950
  • Ikut serta dalam penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika atau KAA pada tahun 1955 yang menciptakan solidaritas dan semangat negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan pula Dasasila Bandung
  • Mengirimkan Kontingen Garuda (KONGA) sebagai pasukan perdamaian dunia dibawah PBB semenjak tahun 1957
  • Indonesia menjadi salah satu pendiri Gerakan Non-Blok atau GNB tahun 1961
  • Indonesia merupakan anggota aktif dan salah satu negara pendiri organisasi kerjasama regional ASEAN
  • Aktif mengikuti pesta olah raga internasional seperti Asian Games, SEA Games, Olimpiade internasional, dan lainnya
  • Aktif berpartisipasi dalam olimpiade ilmiah internasional seperti IMO, ICho, IPho, dan IGeO.

Berdasarkan keikutsertaan Indonesia tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa memang benar Indonesia sangat aktif dalam politik Internasional.

 

Manfaat Politik Luar Negri Indonesia

Berdasarkan pembahasan kita diatas, banyak sekali manfaat berpolitik di luar negri untuk Indonesia. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang didapatkan Indonesia berkat politik internasionalnya.

Mewujudkan Amanat Pancasila di Panggung Dunia

Salah satu manfaat langsung dari politik luar negri Indonesia adalah penerapan langsung dari sila-sila Pancasila. Salah satunya adalah keadilan sosial, persatuan negara, serta kerakyatan yang dipimpin oleh permusyawaratan dan perwakilan
Salah satu manfaat langsung dari politik luar negri Indonesia adalah penerapan langsung dari sila-sila Pancasila. Salah satunya adalah keadilan sosial, persatuan negara, serta kerakyatan yang dipimpin oleh permusyawaratan dan perwakilan

Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita mencoba mewujudkan ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Nah, perwujudan ini juga meliputi perjanjian-perjanjian luar negri yang dilakukan oleh Indonesia

Oleh karena itu, politik luar negri bisa menjadi salah satu cara Indonesia mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam tiap butir pancasila. Terutama, karena politik luar negri kita yang berprinsip bebas aktif.

Contoh langsung perwujudan Pancasila ini adalah mengirimkan bantuan kepada negara yang sedang terkena musibah, pengiriman pasukan perdamaian ke negara yang berkonflik, dan mengutuk negara-negara yang melakukan pelanggaran HAM atau melakukan imperialisme terhadap negara lainnya.

 

Meningkatkan Perdagangan Antar Negara

Politik luar negri Indonesia yang bebas dan aktif juga mampu untuk meningkatkan perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara lain. Hal ini terjadi karena Indonesia tidak serta merta memboikot suatu negara karena ideologi atau aliansinya.

Selain itu, hubungan yang aktif dengan negara-negara lain juga cenderung meningkatkan keeratan hubungan perdagangan. Sehingga, Indonesia bisa memanfaatkan ini untuk memenuhi kebutuhan domestiknya dan menjual surplusnya.

Hal ini penting karena Indonesia terletak di posisi yang sangat strategis untuk perdagangan internasional. Jika tidak dimanfaatkan dengan politik luar negri yang bebas aktif dan mendorong perdagangan bebas, kita tidak akan mampu memanfaatkan selat Malaka dan ALKI yang ada di Indonesia.

 

Membangun Persahabatan Antar Negara

Dengan politik luar negri yang aktif, Indonesia dapat menjalin persahabatan dengan negara-negara lain

Seperti hubungan antar manusia, semakin sering kita menyapa dan berinteraksi dengan teman-teman, semakin dekat pula hubungan kita. Hal ini juga berlaku pada hubungan internasional. Semakin aktif kita dalam berinteraksi dengan negara lain, semakin hangat pula hubungan yang terjalin.

Persahabatan antar negara yang kuat sangat penting untuk memuluskan agenda-agenda Indonesia di PBB dan mendukung aktivitas luar negri Indonesia lainnya. Selain itu, persahabatan yang erat juga mengurangi potensi Indonesia diboikot dan menjadi terisolasi secara ekonomi dan politik.

 

Memperkokoh Kedaulatan Indonesia

Seiring dengan aktivitas Indonesia yang sangat aktif di panggung Internasional, semakin banyak pula negara-negara luar yang merasa bahwa Indonesia merupakan kekuatan regional yang harus dipertimbangkan.

Hal ini penting sebagai pengakuan de facto dari negara-negara lain bahwa Indonesia merupakan negara besar. Selain itu, hal ini juga merupakan salah satu cara untuk menyebarkan pengaruh atau soft power Indonesia ke negara-negara sekitarnya.

Hubungan Indonesia yang erat dengan negara-negara lain juga meningkatkan keamanan Indonesia dari agresi militer. Hal ini terjadi karena dua hal, jaringan aliansi dan kepentingan ekonomi serta geostrategi.

Semakin banyak kita membangun jaringan aliansi, maka akan semakin sulit untuk berperang melawan Indonesia. Hal ini terjadi karena kita akan dilindungi oleh negara ASEAN lainnya serta oleh negara-negara sahabat seperti Jepang, China, atau Amerika Serikat.

Politik internasional juga dapat membuat Indonesia menjadi sangat penting secara ekonomi dan politik. Sehingga, negara lawan akan berfikir dua kali sebelum menyatakan perang. Peperangan yang terjadi dapat mempengaruhi jalur perdagangan internasional dan rantai pasok global, sehingga mempengaruhi perekonomian semua negara.

Hal ini dapat mendorong PBB untuk mengintervensi dan memaksa perdamaian atau bahkan mendukung Indonesia dalam peperangan ini. Sebuah hasil akhir yang cukup menguntungkan bagi Indonesia.

 

Referensi

Encyclopaedia Brittanica

Iqbal Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *