Batas Wilayah Indonesia: Astronomis dan Geografis

Diposting pada

Kepemilikan wilayah dengan batasa-batasan yang jelas merupakan salah satu syarat berdirinya negara. Selain mempermudah administrasi negara, adanya batasan wilayah yang jelas juga mengurangi risiko terjadinya gesekan dengan negara tetangga, terutama mengenai masalah-masalah teritorial.

Bentuk perbatasan suatu negara bisa bermacam-macam, ada yang dipagari dengan kawat berduri, tembok, atau bahkan jaringan benteng-benteng. Ada pula yang hanya diberi garis dan sesekali ada pos penjagaan. Semuanya tergantung tingkat kerawanan perbatasan tersebut.

Indonesia sendiri cukup unik karena merupakan negara maritim yang berbentuk kepulauan. Sejauh ini, terdapat sekitar 17.000 pulau di Indonesia, baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. Namun, mayoritas penduduk Indonesia tinggal di 5 pulau terbesar yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Menurut survei National Geographic dan Badan Informasi Geospasial pada tahun 2013, diketahui bahwa garis pantai Indonesia hampir mencapai 100.000 km. Hal ini menjadikan Indonesia salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia.

Nah, secara umum, jika kita melihat perbatasan laut Indonesia, maka negara kita berbatasan dengan 10 negara di Asia Tenggara dan Oseania. Namun, jika kita hanya melihat dari perbatasan darat, Indonesia hanya berbatasan dengan 3 negara.

Yuk kita telusuri lebih jauh batas-batas wilayah Indonesia!

Batas Wilayah Negara Indonesia secara Astronomis

Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis pada dasarnya adalah letak suatu negara ditinjau dari lokasinya relatif terhadap lintang dan bujur. Karena berpatokan pada lintang dan bujur, letak astronomis suatu negara umumnya bersifat absolut alias tidak akan berubah-ubah.

Garis lintang sendiri adalah garis khayal yang membelah bumi dari timur ke barat. Umumnya, lintang digunakan untuk menjelaskan lokasi suatu negara relatif terhadap utara dan selatannya.

Garis bujur sendiri adalah garis khayal yang membelah bumi dari utara ke selatan. Umumnya, bujur digunakan untuk menjelaskan lokasi suatu negara relatif terhadap timur atau barat.

Secara astronomis, Indonesia terletak pada 6o LU (Lintang Utara) – 11o LS (Lintang Selatan) dan 95o BT (Bujur Timur) – 141o BT (Bujur Timur).

Berdasarkan data tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa Indonesia terletak di dekat kathulistiwa (equator) dan memiliki 3 zona waktu yaitu WIB, WITA, dan WIT.

Oleh karena itu, batas wilayah Indonesia secara astronomis adalah garis 6 – 11 derajat Lintang Utara dan garis 95 – 141 derajat Bujur Timur.

 

Batas Wilayah Indonesia secara Geografis

Secara geografis, Indonesia diapit oleh dua benua, yaitu benua Asia dan Australia-Oseania. Indonesia juga kebetulan diapit oleh 2 samudera, yaitu samudera Hindia dan Pasifik.

Lokasi indonesia yang sangat strategis ini menyebabkan Indonesia menjadi salah satu pusat perdagangan yang cukup penting di Asia. Posisi Indonesia dekat dengan selat malaka juga sangat strategis.

Jika ingin mengirimkan barang dari Afrika atau Eropa ke China dan Jepang, kapal dagang harus melewati selat malaka atau ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia), sehingga Indonesia dapat mengontrol dan mempengaruhi perdagangan internasional.

Nah, sudah tergambar kan betapa strategisnya letak Indonesia secara geografis. Sayangnya, letak yang strategis ini juga memiliki beberapa bahaya karena luas wilayah Indonesia sangat luas dan tersebar.

Berikut ini kita akan membahas secara lebih dalam tiap-tiap batas wilayah negara Indonesia.

Batas Wilayah Indonesia Bagian Utara

Batas Indonesia bagian Utara

Wilayah paling utara Indonesia adalah pulau Miangas yang terletak di kepulauan Talaud, provinsi Sulawesi Utara. Pulau ini merupakan pulau yang dihuni oleh sekitar 728 orang pada tahun 2010.

Dari segi perbatasan darat, Indonesia sendiri berbatasan langsung dengan Malaysia bagian Timur, tepatnya dengan Sarawak dan Sabah di Kalimantan. Daerah ini memiliki hutan yang sangat lebat, diisi oleh flora dan fauna yang unik, serta sumber daya alam yang sangat berlimpah.

Jika kita melihat perbatasan laut, maka batas utara Indonesia adalah Selat Malaka, Laut Natuna dan Laut Sulawesi. Daerah ini berbatasan langsung dengan wilayah perairan lima negara yaitu Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam dan juga Filipina.

Perbatasan laut utara Indonesia sangat penting karena melingkupi selat malaka yang sentral bagi perdagangan dunia, laut natuna yang kaya akan gas alam, dan laut sulawesi yang kaya akan sumber daya alam hayati.

 

Batas Wilayah Indonesia Bagian Timur

Batas Indonesia bagian Timur

Wilayah paling timur Indonesia sendiri adalah Merauke yang terletak di provinsi Papua, pulau Papua. Provinsi ini berbatasan langsung dengan negara tentangga kita yaitu Papua Barat, lebih tepatnya pada provinsi Barat yang memiliki ibukota Fly dan provinsi Sepik Barat yang memiliki ibukota Sandaun.

Jika kita melihat dari perbatasan laut, maka Indonesia berbatasan langsung dengan perairan internasional berupa Samudera Pasifik. Selain itu kita juga berbatasan langsung dengan wilayah laut Papua Nugini.

Batas timur Indonesia di pulau Papua sangat penting karena memiliki banyak sekali sumber daya mineral dalam bentuk emas dan tembaga. Selain itu, banyak pula perusahaan migas yang mulai mencoba mengeksplorasi Papua dan perairan disekitarnya untuk menemukan ladang minyak dan gas alam baru.

Oleh karena itu, Indonesia harus senantiasa waspada dalam menjaga keutuhan Indonesia bagian timur. Terutama dengan semakin maraknya gerakan-gerakan separatis Fretilin di Timor dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua dan Papua Barat.

 

Batas Wilayah Indonesia Bagian Selatan

Batas Indonesia bagian Selatan

Wilayah Indonesia yang paling selatan adalah pulau Dana, pulau ini terletak di sebelah selatan pulau Rote. Pulau kecil yang tidak berpenghuni tetap ini berjarak sekitar 120 km dari kota kupang dan berbatasan langsung dengan Australia.

Indonesia sendiri berbatasan secara langsung dengan negara Timor Leste yang sebelumnya merupakan provinsi di Indonesia yang bernama Timor Timur.

Pada 30 Agustus 1999, Timor Timur memutuskan untuk memerdekakan diri mereka dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, negara ini baru diakui sebagai negara merdeka pada 20 Mei 2002.

Dari segi perbatasan laut, Indonesia sendiri berbatasan langsung dengan samudera Hindia dan perairan Australia di dekat laut Arafura. Batas antara Indonesia dan Australia ini telah disepakati sejak tahun 1997, yang meliputi hak otonomi, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) serta batas landas kontinen.

 

Batas Wilayah Indonesia Bagian Barat

Batas Indonesia bagian Barat

Wilayah Indonesia yang paling barat adalah pulau Rondo, salah satu pulau-pulau terluar di Indonesia. Harusnya, pulau ini menjadi titik 0 Indonesia, namun karena akses yang sangat sulit, kilometer 0 Indonesia dipindahkan ke Sabang.

Indonesia sendiri tidak berbatasan langsung dengan negara manapun di sebelah Barat. Hal ini terjadi karena sebelah barat Indonesia adalah Laut Andaman, Samudera Hindia, dan Teluk Benggala.

Daratan yang paling dekat dengan bagian barat Indonesia adalah India dan kepulauan Andaman, namun ini juga cukup jauh. Yang paling berdekatan adalah pulau Nikobar di kepulauan Andaman dengan Pulau Rondo di bagian barat Indonesia.

 

Tantangan Yang Muncul Karena Batas Wilayah Indonesia

Nah, kita sudah belajar banyak teman-teman mengenai batas-batas wilayah Indonesia diatas. Namun, sebenarnya apa sih tantangan-tantangan yang muncul karena batas wilayah kita?

Susahnya Menjaga Perbatasan

Karena perbatasan Indonesia yang saling berjauhan dan cukup panjang, sangat sulit bagi TNI dan polisi untuk menjaga tiap-tiap perbatasan kita. Oleh karena itu, sering terjadi hal-hal illegal di daerah perbatasan seperti penyelundupan, dan pengedaran barang illegal.

Selain itu, penjagaan yang kurang ini juga kerap menyebabkan Indonesia kehilangan wilayah terluarnya. Salah satu yang mungkin masih segar di ingatan kita adalah sengketa Sipadan dan Ligitan yang akhirnya harus diserahkan kepada Malaysia.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Indonesia untuk menerapkan SISHANKAMRATA yaitu sistem pertahanan semesta yang mengaryakan seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia.

 

Nelayan Liar Merajalela

Senada dengan permasalahan diatas, wilayah laut Indonesia yang sangat luas mempersulit penjaga pantai untuk terus memantau kedaulatan maritim Indonesia. Hal ini menyebabkan banyak nelayan-nelayan liar dari negara tetangga yang beroperasi di perairan kita.

Daerah yang sering dijarah oleh nelayan liar adalah perairan Natuna, perairan Sulawesi dan disekitar laut Arafuru. Terutama karena daerah tersebut dekat dengan negara-negara tetangga Indonesia.

Oleh karena itu, penjaga pantai Indonesia dan seluruh elemen TNI dan polri harus bahu membahu untuk menjaga wilayah perairan kita. Masyarakat setempat juga dapat membantu dengan melaporkan kapal-kapal nelayan asing yang ditemukan melintasi daerah Indonesia tanpa izin.

 

Rawan Penyelundupan Barang

Daerah Indonesia yang luas dan memiliki perbatasan dengan banyak negara juga cenderung mepersulit urusan bea cukai pemerintah Indonesia. Saat ini, banyak sekali daerah-daerah yang menjadi favorit penyelundupan barang karena sulit untuk dijaga dan dekat dengan pasar gelap di negara lain.

Daerah yang rawan penyelundupan ini antara lain adalah Batam dan Kalimantan. Batam umumnya menjadi pusat perdagangan barang illegal dari Singapura dan Malaysia yang dekat dengan pulau kecil ini.

Sedangkan Kalimantan dekat dengan Sabah dan Sarawak di Malaysia dan kerap terjadi penyelundupan melewati perbatasan yang panjang dan ditutupi hutan-hutan ini.

 

Kesimpulan

Nah, sekarang coba kita review ya teman-teman apa saja batas-batas wilayah Indonesia.

  1. Sebelah utara Indonesia dibatasi oleh negara Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Vietnam serta Samudera Pasifik
  2. Sebelah barat Indonesia dibatasi oleh Samudera Hindia dan yang paling dekat adalah kepulauan Andaman
  3. Sebelah Selatan Indonesia dibatasi oleh negara Timor Leste, Samudera Hindia, dan perairan Australia di laut Arafuru.
  4. Sebelah timur Indonesia dibatasi oleh negara Papua Nugini.

Nah sudah cukup jelas kan teman-teman apa saja batas-batas negara Indonesia.

Iqbal Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *