10 Negara Penghasil Gandum Terbesar di Dunia

Diposting pada

Gandum merupakan makanan pokok yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat dunia menjadi beberapa olahan. Misalnya saja roti, mie, kue, dan sereal. Karena fleksibilitas yang tinggi dalam pengolahan, gandum menjadi bahan pangan yang sangat penting.

Gandum sendiri sebenarnya masih tergolong dalam satu suku dengan padi dan kaya akan karbohidrat. Oleh karena itulah tak heran jika gandum sering menjadi pengganti nasi sebagai makanan sehari-hari.

Berdasarkan dari kutipan data website USDA dalam setahun dunia bisa menghasilkan sebanyak 752,69 juta ton gandum. Sebuah angka yang sangat fantastis bukan?

Kalian penasaran gak negara apa yang menjadi penghasil gandum terbesar di dunia? Nah silahkan simak uraian dibawah ini.

Iran (16,8 juta ton)

Iran merupakan salah satu negara penghasil gandum terbesar di dunia

Iran merupakan salah satu negara besar yang terletak di daerah Timur Tengah. Negara ini memiliki hubungan yang cukup tegang dengan Amerika Serikat dan dunia barat. Meskipun begitu, Iran merupakan salah satu penghasil gandum terbesar di dunia lho!

Pada tahun 2020, diproyeksikan produksi gandum Iran dapat mencapai sekitar 16,8 juta ton. Jumlah produksi yang sangat besar ini berhasil mengangkatnya ke posisi 10 dari daftar 10 negara penghasil gandum terbesar di dunia.

Produksi gandum Iran yang cukup besar ini tentu saja dipengaruhi oleh kualitas irigasi dan kesuburan tanah yang cukup tinggi. Tetapi dari segi iklim, iklim panas yang berada di daerah Iran sebenarnya tidak terlalu baik untuk pertumbuhan gandum.

Seiring dengan industrialisasi dan kemajuan perekonomian Iran, bisa jadi di masa depan produksi agrikulturnya pun meningkat. Mengingat Iran belum memiliki akses yang baik terhadap bibit unggul, mesin pertanian, dan aditif-aditif tanah kimiawi lainnya.

 

Argentina (19 juta ton)

Argentina memproduksi 19 ton gandum

Argentina merupakan sebuah negara yang terletak di bagian paling selatan Amerika Selatan. Negara ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari kutub beku di Tierra del Fuego hingga padang rumput dan dataran subur di bagian utaranya.

Negara ini juga memiliki sektor agrikultur yang cukup maju, salah satu komoditas yang dapat dibanggakan adalah gandum. Pada tahun 2020, diproyeksikan bahwa Argentina akan memproduksi sekitar 19 ton gandum, yang akan dijual di negara lain dan dikonsumsi oleh masyarakatnya sendiri.

Produksi gandum yang tinggi dari Argentina tentu saja didukung oleh tanahnya yang relatif subur dan iklimnya yang mendukung, dengan curah hujan memadai dan suhu yang tidak terlalu panas. Selain itu, budaya bertani memang masih cukup kental di Argentina, sehingga masih terdapat banyak petani.

 

Turki (19 juta ton)

Turki merupakan salah satu negara penghasil gandum terbesar di dunia

Turki adalah negara yang terletak di dua Benua yaitu Asia dan Eropa. Negara ini memiliki bentang alam yang sangat beragam, mulai dari perbukitan hingga dataran gurun dan pesisir yang panjang.

Negara dengan mayoritas penduduk islam ini merupakan salah satu penghasil gandum terbesar di dunia lho! Gandum yang dihasilkan mencapai 17,5 juta ton tiap tahunnya, sebuah angka yang sangat besar!

Bahkan hasil panen gandum dari negara ini bisa menjadi komoditas penting untuk keperluan ekspornya. Ya, perdagangan gandum merupakan salah satu sumber devisa Turki dalam neraca impor-ekspornya.

Produksi gandum yang tinggi ini didukung oleh lahan-lahan pertanian yang relatif luas, tanah yang relatif subur, dan teknologi pertanian yang mumpuni. Dengan investasi lebih banyak dan intensifikasi, bukan tidak mungkin di masa depan produksi gandum Turki dapat meningkat berlipat ganda.

 

Pakistan (25 juta ton)

Pakistan menghasilkan sekitar 26 juta ton gandum setiap tahunnya

Gandum di negara Pakistan bisa dibilang menjadi makanan pokok masyarakatnya. Oleh karena itu tak heran jika negara yang berada di kawasan Benua Asia menjadi salah satu penghasil gandum terbesar di dunia.

Setiap tahunnya Pakistan mampu menghasilkan 25 juta ton gandum. Produktivitas gandum yang sangat tinggi ini didukung oleh tanah Pakistan yang ternyata sangat subur pula.

Endapan tanah jenis alluvial yang dihasilkan oleh Sungai Indus menjadi pupuk alami untuk kesuburan tanaman gandum yang ada disana. sehingga di negara ini banyak pula ditemui beberapa lahan yang memang digunakan khusus untuk menanam tanaman sereal dan gandum dalam skala yang besar.

Selain itu, iklim Pakistan yang tidak terlalu panas ditambah dengan curah hujan yang cukup juga turut meningkatkan produktivtas pertanian. Artinya, petani tidak harus repot-repot memasang sistem irigasi yang mahal untuk mengairi gandum-gandumnya.

Faktor-faktor tersebut turut berkontribusi dalam meningkatkan produksi gandum Pakistan. Oleh karena itu, gandum menjadi salah satu komoditas pertanian yang dapat diunggulkan oleh negara Pakistan.

 

Ukraina (29 juta ton)

Ukraina memiliki tanah yang sangat subur untuk mendukung produksi gandumnya

Beralih ke Benua Eropa yang ternyata juga memiliki banyak negara penghasil gandum lho! Salah satunya adalah Ukraina, yang tiap tahunnya mampu menghasilkan gandum hingga 29 juta ton.

Mayoritas gandum ini diekspor ke negara-negara lain sebagai sumber pendapatan negara Ukrania. Hal ini disebabkan oleh konsumsi gandum domestik yang tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan produksinya. Tercatat jumlah konsumsi gandum lokal hanya berada pada kisaran 11,8 juta ton per tahun.

Produktivitas gandum yang tinggi dari negara Ukraina ini disebabkan oleh tanahnya yang sangat subur. Tanah berjenis Chernozem yang ada pada Ukraina merupakan salah satu tanah paling subur di dunia.

Tanah yang sangat subur ini memungkinkan Ukraina untuk memproduksi gandum dalam jumlah banyak, meskipun sekarang sedang mengalami konflik berkepanjangan dengan Rusia.

 

Kanada (32 juta ton)

Kanada memiliki ladang-ladang gandum yang luas di bagian selatan negaranya

Negri yang berada di sebelah utara Amerika Serikat ini memproduksi sekitar 32 juta ton gandum per tahunnya. Produksi yang sangat besar ini membuat Kanada menduduki peringkat ke 5 negara produsen gandum terbesar di dunia.

Meskipun memiliki angka produksi yang cukup tinggi, jumlah konsumsi di negara tersebut hanya berada pada kisaran 11,8 juta ton saja per tahunnya. Dengan begitu sisa jumlah konsumsi masih terbilang banyak dan biasanya akan menjadi komoditas ekspor ke negara lain.

Kanada sendiri tak hanya memiliki satu jenis gandum saja melainkan ada beberapa varietas. Oleh karena itu, gandum di Kanada dapat dibilang cukup bervariasi.

Ada beberapa wilayah pembagian di Kanada yang menjadi penghasil gandum yang antara lain adalah Saskatchewan untuk gandum DNS (55%) dan Durum (76%), Albetra untuk Durum (18%) dan DNS (26%) serta Ontario yang mendominasi produksi gandum musim dingin.

Jika dilihat pada peta, mayoritas aktivitas pertanian Kanada terletak di bagian selatannya. Dekat dengan garis perbatasannya dengan Amerika Serikat.

Hal ini disebabkan oleh iklim Kanada yang sangat dingin dan kurang bersahabat untuk menumbuhkan tanaman-tanaman pangan. Selain itu, akses transportasi yang kurang memadai ke bagian utara juga mempersulit proses transportasi barang pertanian.

 

Amerika Serikat (52 juta ton)

Amerika merupakan salah satu negara penghasil gandum terbesar di dunia yang digunakan untuk ekspor

Seperti yang diketahui banyak orang, Amerika Serikat merupakan negara besar nan kaya yang berada di Benua Amerika bagian Utara. Sehingga tak heran jika negara ini mampu menghasilkan 52 juta ton gandum setiap tahunnya.

Amerika Serikat juga merupakan salah satu negara pengekspor gandum yang cukup besar. Hal ini terjadi karena konsumsinya hanya sekitar total produksinya, atau sekitar 33,99 juta ton per tahun. Bahkan sekitar 50% hasil panen masuk ke dalam ekspor yang apabila di uangkan Amerika mendapat sekitar 9 miliar USD dalam bentuk devisa.

Mayoritas aktivitas pertanian Amerika Serikat terjadi di daerah interior, pada kawasan great plains ataupun Amerika Serikat bagian barat. Daerah ini difokuskan pada usaha pertanian, sedangkan daerah pesisir umumnya berfokus pada jasa sekunder dan tersier.

Meskipun memiliki sektor industri manufaktur dan jasa yang sudah sangat berkembang, Amerika Serikat masih menjaga sektor pertaniannya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan negara dan mensejahterakan petani yang berjumlah cukup banyak.

 

Rusia (74 juta ton)

Rusia memiliki produksi gandum yang sangat tinggi

Rusia merupakan negara yang berada di dua benua yaitu Asia-Eropa, sama seperti Turki. Negara ini juga merupakan salah satu produsen gandum terbesar di dunia dengan produksi tahunan sekitar 74 juta ton.

Meskipun produksi gandum Rusia sangat banyak, konsumsi masyarakatnya tidak terlalu tinggi, tercatat, masyarakat Rusia hanya mengkonsumsi 39 juta ton gandum saja tiap tahunnya. Oleh karena itu, Rusia dapat mengekspor gandum ke berbagai belahan dunia.

Di Rusia sendiri gandum sangat mudah tumbuh dan berkembang. Apalagi di wilayah Moskow atau Rusia bagian Barat. Biasanya para petani gandum akan mulai menanam di bulan Agustus dan Oktober. Kemudian masa panen akan tiba di bulan Juli dan Agustus pada tahun berikutnya.

Hal ini terjadi karena daerah stepa (steppe) di bagian barat Rusia memiliki tanah yang sangat subur, mirip dengan tanah chernozem milik Ukraina. Tanah yang sangat subur ini disertai dengan budaya pertanian yang kental dari zaman Uni Soviet membuat Rusia memiliki produksi gandum yang cukup tinggi.

 

India (102 juta ton)

Gandum merupakan salah satu produksi pertanian utama di India

India adalah negara yang berada di wilayah Benua Asia dan dilansir menjadi salah satu penghasil gandum terbesar di dunia. Hal tersebut memang benar adanya jika melihat data panen gandum tiap tahunnya yang mencapai 102 juta ton.

Produksi yang sangat besar ini menempatkan India pada posisi kedua dalam peringkat negara produsen gandum terbesar di dunia.

Gandum di negara India menjadi tanaman pokok kedua setelah padi yang dijadikan sebagai bahan pemenuhan karbohidrat masyarakatnya. Oleh karena itu, produksi gandum di India tidak sebanyak produksi berasnya.

Meskipun begitu, produksi gandum di India tetap sangat besar bukan. Hal ini disebabkan oleh antara lain tanah yang subur dan faktor klimatik yang mendukung. Terlebih lagi, terdapat angin muson yang membawa curah hujan tinggi ke India.

Secara umum, produksi gandum india didominasi oleh 4 daerah yang menjadi penyumbang hasil gandum terbesar di India. Yakni Haryana, Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, dan yang terakhir Punjab. Daerah-daerah ini memang semenjak dahulu sudah menjadi lumbung pangan regional.

 

China (133 juta ton)

China merupakan penghasil gandum terbesar di dunia

Negara tirai bambu ini merupakan negara dengan produksi gandum terbesar di dunia. Tercatat, hasil panen gandum yang diperoleh untuk tiap tahunnya adalah 133 juta ton.

Dengan hasil yang begitu signifikan, China memiliki peran penting di dalam dinamika perdagangan gandum dunia. Kegagalan produksi dan peningkatan produksi gandum China dapat menciptakan fluktuasi harga impor-ekspor gandum internasional.

Ada sekitar 24 juta hektar lahan pertanian yang diperuntukkan untuk produksi gandum di China. Oleh karena itulah tak mengherankan jika hasil panennya pun sangat melimpah.

Selain lahan yang melimpah, China juga sudah mulai mengaplikasikan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksinya. Teknologi tinggi yang dipadukan dengan tanah yang subur membuat produksi pertanian China sangat tinggi.

Meskipun begitu, sama seperti India, mayoritas masyarakat China juga lebih memilih untuk mengkonsumsi beras sebagai sumber karbohidratnya. Oleh karena itu, produksi gandum China, meskipun sangat besar, tidak sebanding dengan produksi berasnya yang juga sangat besar.

Demikianlah penjelasan tentang 10 negara penghasil gandum terbesar di dunia. Semoga, setelah kalian selesai membaca artikel ini, kalian mendapatkan informasi yang baru dan belajar hal yang baru!

 

Referensi

Global Leading Wheat Producing Countries, Shahbandeh (2020)

Iqbal Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *