Lapangan Santo Petrus Photo by DAVID ILIFF

10 Negara Dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit

Diposting pada

Berdasarkan data terakhir per 29 Juli 2020 dari worldometers.info, jumlah populasi manusia di muka bumi mencapai angka 7.801.265.000-an (7,8 milyar). Jumlah tersebut meliputi seluruh warga dari 235 negara di dunia.

Terjadi peningkatan sebanyak 1.1% dari tahun 2019 dimana jumlah manusia yang menempati planet ini sejumlah 7.713.468.100 jiwa. Meskipun begitu, peningkatan jumlah penduduk ini tidak se-signifikan sebelum-sebelumnya.

Pada kenyataanya tidak semua negara memiliki jumlah penduduk yang sama besar dengan negara lain. Ada negara yang memiliki penduduk sangat banyak, namun ada juga negara yang berpenduduk sedikit. Kepadatan dan persebaran penduduk ini sangat bervariasi diantara negara-negara diseluruh dunia.

Pada bagian selanjutnya akan diuraikan 10 negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia.

Wallis & Futuna (11.239 Jiwa)

File:Cathédrale de Mata-Utu (Wallis-et-Futuna) drone.png ...

Negara Wallis  & Futuna menempati posisi ke sepuluh negara dengan penduduk paling sedikit di dunia. Negara ini merupakan salah satu daerah bekas jajahan Prancis yang sekarang memiliki pemerintahan sendiri.

Komunitas seberang laut negara Prancis yang berada di Samudera Pasifik sebelah selatan ini diapit oleh pulau Samoa dan Fiji. Wilayahnya terbagi menjadi tiga pulau dengan tipe vulkanis tropis, yaitu: Uvea (Wallis), Alofi, dan Futuna.

Ibu kota dari negara ini adalah Mata-Utu. Bahasa yang digunakan oleh penduduk setempat merupakan bahasa Prancis.

Negara ini merupakan negara jajahan seberang laut Perancis sehingga presiden yang memerintah negara ini juga sama dengan Prancis yaitu Emmanuel Macron. Luas wilayah yang dimilikinya sekitar 142.4 km2.

 

Nauru (10.829 Jiwa)

Nauru sangat kaya akan bahan tambang fosfat. Hal ini menjadikan pulau ini sangat kaya

Republik Nauru pada awalnya adalah pulau Pleasant yang merupakan sebuah negara berbentuk kepulauan di Mikronesia daerah Pasifik Tengah. Nauru sendiri jika diartikan secara bebas akan berarti saya pergi ke daerah pantai.

Daerah pulau Nauru dikelilingi oleh terumbu karang yang akan tampak saat surut. Negara ini adalah salah satu pulau karang fosfat yang berada di Samudera Pasifik.

Sebagai salah satu negara yang memiliki cadangan fosfat yang banyak, Nauru memiliki kekayaan alam yang bernilai cukup tinggi. Sayangnya, setelah fosfat ini dikeruk habis, Nauru menjadi daerah karang yang cukup tandus.

Ibu kota dari negara ini adalah distrik Yaren. Bahasa resmi yang dipakai adalah bahasa Nauruan dan juga bahasa Inggris. Presiden dari negeri ini adalah Lionel Aingimea.

Di sini terdapat beberapa etnis yang menetap, diantaranya adalah etnis Nauruan (58%), Pasifik lokal (26%), Eropa (8%), dan Tiongkok (8%). Dengan jumlah penduduk mencapai 10.829 jiwa, Nauru merupakan salah satu negara dengan penduduk paling sedikit di dunia.

 

Saint Barthelemy (9.887 Jiwa)

Saint Barthelemy merupakan salah satu pulau dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia

Saint Barthelemy merupakan sebuah pulau yang berada dalam bagian kepulauan Leeward di wilayah Karibia. Secara administratif pulau ini adalah jajahan seberang laut negara Prancis.

Pulau dengan luas 21 km2 ini memiliki beberapa nama lain, yaitu Saint Barths, Saint Barts, dan Saint Barth. Ibu kota negara ini berada di kota Gustavia, kota terbesar di St. Barthelemy.

Penduduk setempat menggunakan bahasa resmi Prancis dalam kehidupan sehari-hari. Tentu saja hal ini dikarenakan St. Barthelemy merupakan negara bekas jajahan Prancis.

Negara ini memiliki presiden yang sama dengan negara Prancis, yaitu Emmanuel Macron karena masih dibawah otoritas negara tersebut.

Pulau ini hanya bisa dicapai dengan mengandalkan transportasi berupa kapal feri ataupun carteran dari pulau Saint Martin. Negara ini tidak memiliki akses bandara yang mumpuni sehingga tidak dapat diakses menggunakan pesawat udara.

 

Saint Helena (6.007 jiwa)

Saint Helena merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terkecil di dunia

Saint Helena adalah pulau yang berada di bagian selatan Samudera Atlantik, 2800 kilometer dari sebelah barat pesisir daerah Angola, lepas pantai Afrika.

Pulau ini merupakan bagian dari wilayah seberang laut Britania Raya, sama seperti St.Montserrat dan Falklands. Saint Helena menjadi salah satu pulau kecil yang cukup terkenal dikarenakan Napoleon Bonaparte pernah diasingkan ke sini.

Ibu kota Saint Helena ini berada di Jamestown, kota terbesar yang ada di St.Helena. Bahasa yang digunakan secara resmi adalah bahasa Inggris karena merupakan salah satu daerah bekas jajahan Inggirs.

Pulau dengan luas sekitar 122 km2 ini didiami oleh beberapa etnis yaitu Afrika (50%), China (25%), dan Eropa (25%). Penduduk ini merupakan keturunan dari pekerja dan penduduk yang mendiami dan membangun pulau ini di zaman kolonialisme kerajaan Inggris.

Karena dibawah kekuasaan Inggris, tentu saja kekuatan terbesar berada pada ratu Elizabeth II. Namun, karena ini merupakan negara independen yang bisa memerintah diri sendiri, pulau ini diperintah oleh gubernur Philip Rushbrook yang menjadi kepala pemerintahan di sini.

 

Saint Pieree & Miquelon (5.794 jiwa)

Saint Pierre dan Miquelon adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk paling banyak di dunia

Kepulauan ini merupakan satu-satunya daerah jajahan seberang laut Prancis di wilayah Amerika Utara yang masih bertahan sampai sekarang. Kawasan kepualuan ini terdiri dari beberapa pulau berukuran kecil di bagian timur pulau Newfoundland, Kanada.

Ibu kota Saint Pieree & Miquelon terletak di kota Saint-Pieree. Karena menjadi wilayah jajahan seberang laut dari Prancis, kepulauan ini dipimpin oleh Emmanuel Macron selaku presiden negara Prancis.

Namun, St. Pierre dan Miquelon tetap menjadi sebuah negara tersendiri yang menjadi sebuah entitas tersendiri dari Prancis. Namun, tetap pemerintahannya berkaitan sangat erat dengan pemerintah Prancis dan mungkin Uni Eropa.

Dengan penduduk sekitar 5.794 jiwa, St.Pierre dan Miquelon merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia. Hal ini cukup lazim karena luas wilayahnya yang memang tidak terlalu besar dan basis ekonominya tidak terlalu besar.

 

Saint Montserrat (4.992 jiwa)

Saint Montserrat adalah negara yang terletak di wilayah laut Karibia, Samudera Atlantik

Saint Montserrat adalah sebuah pulau di wilayah laut Karibia, Samudera Atlantik. Pulau ini memiliki status sebagai bagian wilayah luar dari Britania Raya. Pulau ini dinamai oleh Christopher Columbus dengan montserrat yang sama dengan nama sebuah gunung di daerah Spanyol.

Ibu kota wilayah ini berada di Plymouth secara de jure dan secara de facto di Brades. Ratu Elizabeth II, gubernur Andrew Pearce, dan perdana menteri Easton Taylor-Farrel menjadi pemimpin di kawasan ini.

Dengan luas wilayah mencapai 102 km2, Saint Montserrat juga merupakan salah satu negara terkecil di dunia. Bahasa resmi warga setempat adalah bahasa Inggris karena memang negara ini merupakan daerah bekas jajahan Inggris Raya.

Saint Montserrat juga memiliki penduduk yang sangat sedikit, yaitu hanya sekadar 4.992 jiwa. Jumlah ini membuat St.Montserrat menjadi salah satu negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia.

 

Falkland Islands (3.480 jiwa)

Kepulauan Falklands merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia

Kepulauan Falkland merupakan sebuah kepulauan yang berada di samudera Atlantik, dekat dengan negara Argentina. Wilayah kepulauan terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu Falkland Barat dan Falkland Timur, namun ada juga pulau-pulau kecil lainnya.

Kepulauan yang terletak di 483 km dari daratan Amerika Selatan ini memiliki luas sebesar 12.173 km2. Industri yang menjadi penopang perekonomian di wilayah ini adalah sektor pertanian dan sektor perikanan.

Selain itu, Falkland juga memiliki cadangan minyak, akan tetapi belum dieksplor secara serius. Ibu kota kawasan ini berada di kota Stanley dan dipimpin oleh pemerintahan Inggris.

Sekarang, kepulauan Falklands adalah salah satu dari wilayah Inggris yang memiliki pemerintahan sendiri. Namun, kepulauan ini tetap masuk kedalam Commonwealth dan juga bagian dari British Overseas Territory yang melapor langsung ke ratu Inggris.

Dahulu, kepulauan Falklands pernah diperebutkan oleh pemerintah Argentina dan kerajaan Inggris. Argentina mengenal pulau ini sebagai Malvinas dan berupaya menguasainya karena dianggap sebagai bagian dari negara mereka secara historis.

Namun, Argentina berhasil dikalahkan oleh Inggris dalam pertempuran laut di perairan sekitar Falklands. Perang ini pun berakhir ketika kapal bendera Argentina, General Belgrano dihancurkan oleh angkatan laut Inggris.

Dengan jumlah penduduk hanya 3.480 jiwa, kepulauan Falklands merupakan salah satu negara dengan penduduk paling sedikit di dunia.

 

Niue (1.626 jiwa)

Niue merupakan salah satu negara dengan penduduk paling sedikit di dunia

Niue adalah negara kepulauan di kawasan Samudera Pasifik sebelah selatan. Ibu kota negara ini terletak di kota Alofi, salah satu kota terbesarnya.

Total luas wilayah kepulauan ini mencapai 260 km2, sebuah wilayah yang sangat kecil. Meskipun memiliki pemerintahan yang dilakukan secara mandiri, negara ini berasosiasi dengan negara Selandia Baru.

Hal ini mengakibatkan pemimpin di Niue memiliki kesamaan dengan pemimpin di Selandia Baru. Selain itu hubungan diplomatik luar negeri Niue dikendalikan oleh negara induknya.

Negara Niue juga merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terkecil di dunia. Tercatat, negara ini memiliki penduduk sekitar 1.626 jiwa.

 

Tokelau (1.357 jiwa)

Tokelau merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk paling sedikit dirumah

Tokelau merupakan bagian dari wilayah Selandia Baru di kawasan Samudera Pasifik sebelah selatan. Terkadang wilayah ini disebut dengan nama “kepulauan union”.

Tokelau sendiri terdiri dari tiga pulau yang berukuran kecil, yaitu Atafu, Fakaofo, dan Nukunonu. Pulau ini terhubung oleh jalur-jalur laut berupa kapal ferry dan jalur udara lewat bandara perintis kecil.

Industri lokal yang digunakan untuk menyangga perekonomian berupa produksi kayu, kopra, kerajinan tangan, koin, perangko, dan juga sektor pertanian maupun perikanan.

Daerah dengan luas wilayah mencapai 10 km2 ini menggunakan bahasa resmi Tokelau serta Inggris. Hal ini karena daerah ini dahulu pernah ditinggali dan dikuasai oleh kerajaan Inggris.

Dengan jumlah penduduk sekitar 1.357 jiwa, Tokelau merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia. Namun, negara ini masih dapat beroperasi dengan baik dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan warganya.

 

Vatikan (801 jiwa)

Vatican merupakan negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia Photo by DAVID ILIFF

Vatikan adalah negara enclave (negara kantong) yang berada di tengah kota Roma, ibukota Italia. Meskipun menjadi Negara terkecil di dunia, Vatikan ini merupakan warisan budaya dunia yang sangat penting bagi umat Katolik di seluruh dunia.

Luas area negara ini hanya sekitar 44 hektar saja, dengan jumlah penduduk 801 jiwa. Selain menjadi negara terkecil di dunia, vatikan juga menjadi negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia.

Vatikan merupakan negara monarki sakerdotal dimana Paus menjadi pemimpin tertinggi yang dipilih berdasarkan Dewan Kardinal. Uniknya, para pejabat yang menduduki posisi penting di Vatikan memiliki asal usul yang sangat beragam, hampir dari seluruh dunia.

Perekonomian negara ini cukup unik karena ditopang oleh sumbangan sukarela dari umat Katolik seluruh dunia. Selain itu, Vatikan juga hidup dari hasil penjualan souvenir, memorabilia, dan aktivitas pariwisata.

Tanpa adanya kunjungan konstan dari biarawan dan turis yang datang untuk menikmati arsitektur, budaya, dan religi di Vatikan, akan sangat sulit bagi negara ini untuk bertahan hidup.

Itulah daftar 10 negara di dunia dengan jumlah penduduk terkecil di dunia. Dengan memahami informasi di atas, diharapkan bisa semakin menambah wawasan secara global dan mengenal berbagai negara yang mungkin selama ini tak pernah terdengar di telinga kita.

Iqbal Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *